Refleksi Akhir Tahun, Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu Adakan Simposium

Refleksi Akhir Tahun, Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu Adakan Simposium

Tigaraksa, BNCNews.co.id - Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu (Forum Mantab) Menggelar Simposium Keterbukaan Pembangunan Daerah. Dengan tema Refleksi Akhir Tahun : Menakar Pembangunan Kabupaten Tangerang, Sudah Gemilangkah?

Kegiatan diskusi akhir tahun ini dihadiri oleh para mahasiswa dan aktivis Kabupaten Tangerang, bertempat di Ardes Cafe Tigaraksa kabupaten Tangerang. Kamis 26/12/2019.

Ade Putra Ketua Forum Mantab menuturkan kegiatan simposium akhir tahun untuk memberikan kontrol kepada pemerintah daerah Kabupaten Tangerang, bahwa perjalanan roda pemerintahan harus kembali kepada janji-janji saat kampanye Bupati dan Wakil Bupati.

“Kegiatan Simposium Keterbukaan Pembangunan Daerah ini sengaja kita gagas tujuannya untuk merefleksi kembali akan kesadaran Bupati dan Wakil Bupati Tangerang serta SKPD lainnya dalam pembangunan daerah, yang harus sesuai dengan visi misi saat kampanye” ujarnya.

Lebih lanjut Ade menambahkan jika terdapat kekeliruan dalam menjalankan kebijakannya, maka semua elemen pemuda dan mahasiswa untuk tidak bosan memberikan kritik kepada pemerintah agar memaksimalkan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap juga semua elemen pemuda dan mahasiswa sadar dan terus kritik kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama dalam pembangunan infrastuktur dan kualitas SDM Serta pelayanan publik". tambahnya.

Aktivis indonesian corruption watch (ICW) Ade Irawan sebagai narasumber utama menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang tidak akan bisa gemilang jika anggaran APBD nya tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak ada yang mengawal, maka dari itu mahasiswa punya tanggung jawab secara intelektual dalam pembangunan daerah, dan indikator daerah maju adalah sistem pelayanan yang terbuka serta dekat dengan masyarakat.

" Indikator sebuah daerah itu maju karena sistem pelayanannya terbuka serta harus dekat dengan masyarakat. Jangan sebaliknya ! dan semua itu harus terus dikawal oleh mahasiswa dan masyarakat ". tegasnya

Narasumber kedua Agus supriyatna anggota DPRD Provinsi Banten mengapresiasi kegiatan simposium akhir tahun tentang keterbukaan pembangunan daerah yang digelar oleh elemen pemuda dan mahasiswa, menurutnya peran mahasiswa harus terus hidup sebagai penyambung perjuangan masyarakat melalui parlemen jalanan.

" Diskusi ini saya rasa cukup tepat, sebab peran dari pada pemuda dan mahasiswa dalam garis perjuangan melalui pendobrak aspirasi jalanan agar segala keinginan atau cita-cita masyarakat tercapai " tuturnya.

Bagaimana Reaksimu?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0